Presiden Prabowo Subianto mengaku heran dengan jumlah penduduk miskin di Indonesia yang bertambah padahal berdasarkan data pertumbuhan ekonomi RI tumbuh rata-rata 5% per tahun selama 7 tahun terakhir.
"Katanya negara tambah kaya 30%, kok rakyat miskin tambah, kemudian kelas menengah berkurang?" ujar Prabowo.
Prabowo mengatakan secara logika seharusnya pertumbuhan tersebut membuat Indonesia menjadi lebih kaya. Ia menilai bahwa hasil pertumbuhan ekonomi RI lebih banyak dinikmati oleh segelintir orang. Hal ini merupakan kesalahan dalam sistem perekonomian yang harus segera dibenahi