Seorang remaja putri berinisial LR (16) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga merekayasa penculikan dan penyekapan terhadap dirinya sendiri. Korban sempat mengirim pesan dan voice note sambil menangis kepada keluarganya hingga meminta uang tebusan Rp 5 juta.
Peristiwa itu bermula saat LR meninggalkan rumah dan menitipkan kunci kepada tantenya di wilayah Kecaman Manggala, Makassar, pada Minggu (28/6) malam. Namun, remaja tersebut tidak kunjung pulang sehingga membuat keluarganya khawatir.