Remaja berusia 14 tahun melakukan penembakan massal di sekolah Thailand dan menewaskan 6 orang pada Jumat (7/8). Bukan hanya di sekolah, pelaku ternyata juga menembak mati kakek dan neneknya terlebih dahulu.
Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul mengungkap tersangka mengalami stres dan telah merencanakan serangan tersebut. Hal itu diketahui setelah polisi menginterogasi teman dekatnya yang mengatakan tersangka mengalami stres terkait dengan pendidikannya.