Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa Indonesia adalah negara dengan kandungan bahan baku baterai mobil listrik paling banyak di dunia.
Ia juga menceritakan bahwa bahan baku baterai mobil listrik dulu sempat tidak memiliki nilai, dan justru dianggap sampah.