Badan Obat dan Pengawas Makanan (BPOM) tengah menginvestigasi skin booster yang disebut menggunakan kulit jenazah manusia dan viral di Korea. Informasi soal produk tersebut diterima BPOM dari media sosial.
Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim dari Kedeputian 1 dan 4 untuk melakukan investigasi produk tersebut.