Ratusan siswa SMPN 18 Malang menggelar aksi demo di sekolah. Aksi ini dipicu dugaan kekerasan yang dilakukan oleh kepala sekolah terhadap pelajar.
Dugaan kekerasan ini menimpa siswa berinisial W setelah tak mengenakan baju lurik sekolah karena sedang diperbaiki. Korban mengaku ditempeleng beberapa kali, dicubit, dan dijewer.