Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat ini tersebar di 6 provinsi dengan total wilayah terdampak 639,23 hektare.
Suharyanto juga mengungkap adanya kendala penggunaan water bombing untuk wilayah Kalimantan Tengah dan Sumatera selatan karena jarak pandang terbatas.