Aksi tersebut terjadi lantaran para sopir memaksa wisatawan tersebut untuk memakai jasa mereka. Padahal, rombongan wisatawan itu sudah dijemput oleh driver yang mereka pesan jauh-jauh hari. Namun para sopir tersebut tetap meminta uang 300 ribu setelah perdebatan sengit dan negosiasi.