Ratusan turis yang datang dari Belanda hingga Inggris ini datang ke Gereja Merah dengan naik becak dari pelabuhan. Momen kedatangan mereka ini pun bertepatan dengan perayaan Natal.
Di Gereja Merah, ada peralatan ibadah seperti sakramen atau alat perjamuan roh kudus berupa cawan, teko, dan sloki yang terbuat dari bahan perak asli. Sebagai informasi, sakramen itu buatan tahun 1868. Selain itu, ada kitab injil berbahasa Belanda kuno. Sampulnya berbahan kulit buatan tahun 1618 hingga 1619 yang kondisinya masih terawat.