Minuman tersebut disorot lantaran kandungan gizinya yang dinilai tak sesuai dengan susu yang seharusnya. Selain itu, diketahui pada kemasan yang beredar, 'minuman rasa susu' tersebut juga diproduksi di China.
Berikut respons Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang, terkait viralnya utas tersebut.