Sejumlah negara pun menyoroti kasus ini. Menurut pemerintah Prancis, konten ‘seksual’ dan ‘seksis’ tersebut jelas ilegal. Kementerian Teknologi Informasi (IT) India juga telah mengirim surat kepada xAI yang menyatakan bahwa X gagal mencegah penyalahgunaan Grok. Mengutip Reuters, xAI saat ini masih mengabaikan peringatan dari masyarakat sipil dan kelompok keselamatan anak, termasuk surat yang dikirim tahun lalu.
"Pada bulan Agustus, kami memperingatkan bahwa pembuatan gambar xAI pada dasarnya adalah alat nudifikasi yang menunggu untuk dipersenjatai," kata Tyler Johnston, direktur eksekutif The Midas Project, sebuah kelompok pengawas AI yang termasuk di antara penandatangan surat tersebut.