Permukiman di Kelurahan Perak Barat, Surabaya, memiliki deretan jalan dengan nama-nama ikan yang telah menjadi alamat resmi warga. Penamaan ini diduga berkaitan dengan latar belakang masyarakat pesisir dan aktivitas maritim di sekitar Pelabuhan Tanjung Perak, serta ditetapkan secara administratif sejak awal tahun 2000-an.