Pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak di Maros, Sulsel, diduga menabrak gunung. Pasalnya, ada Emergency Locator Transmitter (ELT) atau alat pemancar sinyal yang seharusnya masih berfungsi.
Namun Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengatakan, ELT milik ATR 42-500 tidak memancarkan sinyal, kemungkinan besar karena hancur.