Kejadian ini pun mendapat sorotan dari Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung. Lee meradang dan menyebut laporan ini sebagai praktik jahat.
"Praktik jahat seperti itu meruntuhkan sistem pasar dan menyebabkan kerugian serius bagi semua orang," tulis Lee Jae Myung dalam akun X pribadinya.