Ramai di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pembagian makan bergizi gratis (MBG) di SDN Batoporo Timur 1 Kabupaten Sampang, Jawa Timur yang diduga fiktif karena tak ada siswa dan aktivitas belajar mengajar. Atas hal ini, Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan tanggapannya.
"Bukan tidak ada muridnya tapi muridnya sedikit karena terjadi perebutan dengan madrasah di sekitar situ. Dari 69 jumlahnya tinggal 33 murid", ungkap Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang saat dihubungi 20Detik.
Nanik pun menambahkan paket MBG sengaja diletakkan di pinggir jalan untuk kemudian diambil oleh guru di sekolah tersebut.
"Jadi karena sekolah itu tempatnya jauh (melewati halaman orang) jadi ada perjanjian makanan di letakkan di pinggir jalan, nanti gurunya yang ambil" terangnya.