Prof Ari Fahrial Syam, Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam FKUI, menyampaikan bahwa stres dapat meningkatkan produksi asam lambung. Kondisi stres dapat memperburuk keadaan dengan memicu naiknya asam ke kerongkongan (refluks) yang menyebabkan GERD.
Meski begitu, stres bukan penyebab utama GERD. Penyakit ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, dan tidak semua orang yang mengalami stres akan mengalami GERD.