Virus nipah merupakan virus yang sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kematian hingga 40–75 persen. Prof. DR. Dr. Dominicus Husada, SpA Subs IPT(K) menjelaskan bahwa virus ini bisa menyerang semua usia, tapi paling banyak terjadi pada usia muda yang sedang produktif.
Banyak kasus virus nipah terjadi karena pekerjaan dan kontak dengan hewan atau lingkungan yang terkontaminasi, seperti peternak babi atau pengumpul gula aren yang terpapar gigitan bekas kelelawar.