"Pada tanggal 26 Januari, India memberitahukan WHO tentang dua kasus terkonfirmasi penyakit virus Nipah di negara bagian Benggala Barat. Saat ini, berdasarkan informasi terkini, risiko di tingkat nasional, regional, dan global dianggap rendah," ujar Anais Legand, perwakilan WHO dari Program Kedaruratan Kesehatan.
Sumber infeksi masih dievaluasi, namun hipotesis seperti paparan di fasilitas kesehatan atau konsumsi air kelapa sawit sedang didalami. WHO saat ini masih menanti rincian genetik virus dari India untuk memantau mutasi.