Kabar duka kembali menyelimuti dunia pendidikan Indonesia. Seorang siswa kelas IV SD bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (29/1). Hasil penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP), motif bunuh diri karena tak dibelikan buku dan pulpen.
Wakil ketua komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menduga kasus ini disebabkan kelalaian beberapa pihak. Ia juga menegaskan kasus ini tak ada sangkut pautnya dengan anggaran pendidikan yang dialihkan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tonton video lainnya di sini ya!