“Mestinya sebagai influencer tidak melakukan itu karena bisa mempengaruhi persepsi dan perilaku masyarakat. Mengingat campak sangat menular dan bisa fatal.” ujar Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni dalam konferensi pers, Jumat (6/3).
Kemenkes juga mengimbau kepada orang-orang yang sempat bertemu influencer tersebut untuk pantau diri.