"Hasil perang tidak bisa ditentukan oleh tweet. Hasil perang ditentukan di medan perang," ucap Ebrahim Zolfaghari dalam video yang dirilis pada 17 Maret 2026.
"Kau (Trump) cuma bisa membicarakannya lewat tweet-mu. Lebih baik menyebut perang ini sebagai 'Epic Fear' (ketakutan epik) daripada 'Epic Fury' (kemarahan epik)," pungkasnya.