Eyal Zamir, dalam pernyataannya, meng-highlight Iran mampu menyerang dengan jangkauan yang mencapai ibu kota Eropa seperti Berlin, Paris, dan Roma. "Kita telah belajar dari sejarah dunia dan Yahudi bahwa penyangkalan ancaman atau sikap lunak tidak akan membuatnya menghilang. Sebaliknya, hal itu menunjukkan kelemahan dan mendorong rezim ekstremis," tambahnya.
Namun, benarkah Iran meluncurkan rudal balistik jarak jauh itu? Satu-satunya pernyataan Iran yang kami temukan adalah bantahan seorang pejabat negara itu kepada Al Jazeera. Katanya...
"Iran tidak bertanggung jawab atas serangan tersebut," jelas pejabat senior Iran dikutip dari Al Jazeera.