Gedung Putih menegaskan bahwa Donald Trump siap meningkatkan serangan jika Iran tidak mengakui kekalahan militernya dan menghentikan ambisi nuklir. Meski begitu, pemerintah AS menyebut jalur damai tetap menjadi pilihan utama.
Di tengah ancaman tersebut, pembicaraan antara AS dan Iran diklaim masih berlangsung, meski detailnya belum diungkap. Gedung Putih juga membantah sepenuhnya laporan soal rencana 15 poin yang sempat beredar di media.