Marshel akui bahwa Jegel adalah orang yang rutin menghubunginya, bahkan menghabiskan waktu berjam-jam di telepon untuk memberikan dukungan moral saat Marshel terpuruk. Marshel mengakui bahwa arahan dan kepedulian tulus dari Jegel itulah yang membuatnya mampu percaya diri kembali untuk terjun ke industri hiburan.