"Terima kasih kepada Ibu Presiden karena telah memberi saya kesempatan untuk menyampaikan rasa duka cita, kemarahan, dan frustrasi lebih dari 285 juta penduduk Indonesia," ucap Umar Hadi.
"Kami mulai dengan menghormati kenangan para prajurit perdamaian yang gugur dengan menyebutkan nama-nama mereka di ruangan yang terhormat ini. Zulmi Aditya Iskandar, Mayor Infanteri, 33 tahun. Muhammad Nur Ichwan, Sersan Satu (Sertu), 25 tahun. Farizal Rhomadhon, Praka, 27 tahun," lanjutnya.
Tonton berita video lainnya di sini!