Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, akhirnya buka suara soal fenomena zebra cross "estetik" yang lagi ramai. Mas Pram sih mengapresiasi kreativitas warga, tapi tegas bilang kalau marka jalan ada "aturan mainnya" demi keselamatan.
Hasilnya? Dinas Bina Marga diminta gercep balikin ke standar semula. Tapi sebelum ada aksi kreatif ala Pacman, kondisi zebra cross di sana pudar banget dan cuma ada "sebelah" doang!
Gimana menurut kalian?