"Kita menyingkirkan rezim pertama 100 persen. Itu adalah Khomeini. Dan kemudian saya berkata, lalu kita semua bertemu 88 orang dan mereka akan memilih rezim baru dan saat mereka memberikan suara, kita menyingkirkan mereka. Jadi itu yang kedua," ucap Trump.
"Dan sekarang kita berurusan dengan kelompok orang ketiga dan mereka jauh berbeda. Sebenarnya, mereka jauh kurang radikal. Dan itu adalah rezim baru," lanjutnya.