Viral video yang memperlihatkan seorang sopir bajaj diduga dipalak pria di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Jumat (10/4/2026). Dalam video tersebut, sopir bajaj mengaku harus menyetor uang hingga Rp 100.000 per hari untuk menghindari intimidasi.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut sudah meminta Satpol PP dan Kepala Dinas untuk menindak tegas aksi premanisme tersebut.