Amerika Serikat (AS) dan Iran gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang. Menyusul situasi ini, AS pun memulai blokade angkatan laut di Selat Hormuz terhitung pada 13 April 2026.
Menanggapi kabar tersebut, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan tidak akan mengikuti kemauan Trump untuk memblokade Selat Hormuz. Starmer pun mengkritik keras pernyataan Trump yang ingin menghancurkan peradaban Iran.