Korban berasal dari berbagai sekolah, mulai PAUD, TK, SD hingga SMP. Meski berbeda jenjang, namun semua siswa itu mengonsumsi makanan dari SPPG yang sama. Selain siswa, sejumlah orang tua murid mengalami gejala keracunan karena mengonsumsi jatah makanan anak atau cucunya.
"Sampel akan dikirim ke Batam untuk diperiksa di BPOM atau Labkesmas guna memastikan penyebab pastinya," jelas Feri Oktavia dalam keterangannya.