Astronaut diterbangkan ke luar angkasa tentu membawa misi-misi tertentu yang bisa digunakan untuk penelitian, misalnya kayak misi Artemis II NASA untuk mengelilingi Bulan.
Tapi tahu nggak, selain eksplorasi objek yang ada luar angkasa, para astronaut Artemis II juga mengumpulkan sampel lain, yaitu sampel air liur. Sampel ini sepenting itu lho ternyata, buat meneliti pengaruh penerbangan luar angkasa yang jauh terhadap kesehatan dan kekebalan tubuh astronot termasuk hormon stres, virus, dan sel-sel. Air liur yang dikumpulkan berupa air liur kering.
“Misi Artemis tidak memiliki banyak ruang di dalam pesawat untuk lemari es guna menyimpan sampel cair. Karena itu, anggota kru akan mengambil sampel kering secara berkala selama misi mereka sehingga para peneliti dapat melihat bagaimana sistem kekebalan tubuh mereka berubah dari waktu ke waktu.” ujar NASA tentang studi Immune Biomarkers.