Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar memastikan stok obat nasional dalam kondisi aman untuk enam bulan ke depan. Kepastian ini disampaikan di tengah tekanan geopolitik global yang berpotensi mengganggu rantai pasok industri farmasi.
Taruna menjelaskan kondisi global juga berdampak pada harga obat, mengingat sebagian besar bahan baku dan komponen farmasi masih bergantung pada impor. Untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga, BPOM menyiapkan sejumlah strategi, termasuk penyusunan aturan baru terkait kemasan obat serta koordinasi dengan industri farmasi guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di dalam negeri.
"Selama ini kita masih aman sampai sekitar hitungan kemarin dengan gabungan pengusaha farmasi, bisa sampai 6 bulan ke depan masih aman. Ya tapi kan kalau ini perang berlanjut terus akan berpengaruh." ujar Taruna Ikrar di komplek parlemen Senayan pada Senin (20/4/2026).