"Motifnya yang pertama yang bersangkutan cemburu terhadap istrinya. Kedua, istrinya dianggap tidak bertanggungjawab terhadap keluarganya. Ketiga, masalah ekonomi," kata Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata saat jumpa pers di kantornya, Jalan Gajah Mada, Mojosari, Kamis (7/5/2026).
Sedangkan, tindakan sadis yang merenggut nyawa ibu mertuanya dipicu karena rasa panik ketahuan sedang menganiaya istri.