Mantan Presiden Kuba Raul Castro bersama 5 orang lainnya didakwa atas tuduhan pembunuhan oleh AS. Kuba membantah hal itu dan menyebut tuduhan itu tak berdasar. Wakil Menteri Luar Negeri Kuba, Carlos Fernadez de Cossio menilai tuduhan tersebut sebagai praktik gelap AS untuk bertindak secara militer terhadap negara-negara berdaulat.
Kuba memperingatkan bahwa setiap tindakan militer AS terhadap pejabat Kuba yang didakwa akan menghadapi perlawanan sengit dari rakyat Kuba.