Aksi unjuk rasa di La Paz, Bolivia, berujung ricuh hingga terjadi bentrok dengan pihak kepolisian pada Senin (25/5). Massa menuntut pemerintah mencabut langkah-langkah penghematan, mengatasi kenaikan biaya hidup, hingga mendesak presiden Bolivia Rodrigo Paz untuk mundur.
Rodrigo kemudian mengumumkan bahwa ia akan memotong setengah gajinya dan para menteri kabinet buntut adanya aksi tersebut. Ia mengatakan hal itu sebagai bentuk komitmen pemerintah.