"Apa oleh-olehnya, Nek?" Mungkin itulah pertanyaan yang sudah dibayangkan Nenek Jumariah sejak jauh-jauh hari.
Meski hidup seorang diri dan tak memiliki anak maupun cucu kandung, ia tetap menyisihkan seluruh uang hadiah yang diterimanya di Tanah Suci untuk membeli oleh-oleh bagi keponakan dan anak-anak di sekitar rumahnya.