"Ada beberapa tahapan yang melibatkan Pakistan. Kaum Katharis terlibat di dalamnya. Dan yang dikatakan presiden adalah perjanjian itu akan dirilis pada hari Jumat (19 Juni)," kata Vance dalam wawancara bersama Fox News Channel’s Hannity, Senin (15/6).
"Ia mungkin memutuskan merilis perjanjiannya lebih cepat dari itu," lanjutnya.