"Istana akan tetap menjadi tempat utama untuk fungsi seremonial dan resmi, termasuk penyelenggaraan kunjungan kenegaraan," ujar bendahara raja, James Chalmers dalam keterangannya.
Chalmers juga bilang kalau akses publik akan diperluas. Tapi dengan tidak adanya raja yang tinggal di istana, apakah publik masih bakal tertarik buat mampir? Ternyata tiap turis punya pandangan berbeda. Ada yang bilang magis Istana Buckingham bakal hilang, ada yang merasa sudah saatnya mengubah tradisi.