Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti kasus satpam dipersekusi karena menegur sopir Alphard yang menerobos lampu merah di Bundaran HI. Dalam hal ini ia meminta agar satpam tersebut tidak dipecat.
Di sisi lain, Pramono mengapresiasi satpam tersebut karena telah menjalankan tugasnya. Pramono justru menilai pengemudi Alphard yang harusnya diberi sanksi karena memakai pelat nomor palsu.