Latihan militer gabungan AS dan Korsel akhirnya dipangkas, dan akan berlangsung hanya sampai 21 Agustus. Keputusan ini tak lama setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan pada Minggu (16/8) untuk 'mengurangi secara signifikan' partisipasi AS dalam latihan tahunan ini. Alasan Trump yakni karena hubungan yang sangat baik antara dirinya dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.