Scroll atau gunakan tombol
[]
[
]
serta klik panah di sisi kanan
untuk menjelajahi feed video.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, meminta para peneliti BRIN untuk mematangkan prototipe sensor uap kimia pendeteksi makanan basi agar siap diproduksi secara massal. Alat berbasis analisis uap kimia ini diharapkan dapat menguji tingkat kesegaran bahan pangan secara cepat, termasuk komoditas lokal seperti ikan air tawar.
Lebih lanjut, BGN bakal mengkaji skema penempatan, kisaran harga unit, serta ketersediaan stok sebelum alat tersebut resmi diterapkan di lapangan. Selain bekerja sama dengan BRIN, pihak BGN juga membuka ruang kolaborasi bagi inovator publik yang memiliki solusi teknologi pengawasan kualitas masakan.