Wakil Sekretaris Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) Dr. dr. Dian Pratiwi, SPDVE menjelaskan risiko dari Human Acellular Dermal Matrix atau (hADM) yang saat ini tengah viral karena dijadikan sebagai skin booster.
dr. Dian menyebut, prosedur tersebut berisiko bahaya karena bisa menyumbat pembuluh darah di sekitar wajah bahkan berpotensi mengganggu penglihatan.