Juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, yang menewaskan sedikitnya 12 nyawa dan melukai lebih dari 300 orang lain. Dalam keterangannya, Houthi mengaku meluncurkan empat operasi menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, dan drone yang juga menargetkan fasilitas minyak Aramco serta Bandara King Fahd di Dammam.