Di sisi lain, situasi di lapangan kian kritis setelah tim relawan gabungan terpaksa mundur sementara dari titik api akibat terbatasnya peralatan dan medan rawa yang terisolasi. Melalui surat terbuka yang viral di media sosial, para relawan dan komunitas wisata mendesak pemerintah pusat untuk segera menurunkan bantuan penanganan skala besar, termasuk helikopter water bombing, guna menyelamatkan zona inti habitat orangutan sebelum ludes terbakar.