Kondisi udara di Jakarta memburuk dalam 2-3 hari terakhir. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung belum menjelaskan penyebab memburuknya kualitas udara tersebut.
Untuk mengantisipasi hal udara tersebut, Pramono menyiagakan 31 rumah sakit, 44 puskesmas, dan 292 puskesmas pembantu untuk menangani warga yang mengalami gangguan kesehatan.