Yopta menyebut ada dua unggahan yang dipersoalkan, yakni tautan berita TerasBatam.id mengenai Dirut PLN Batam Kwin Fo dan keterlibatan media asing CNA dalam pemberitaan blackout. Menurutnya, unggahan tersebut merupakan bentuk keresahan kliennya sebagai warga Batam. Ia menyebut pemeriksaan berlangsung dengan sekitar 20 pertanyaan dan mempertanyakan identitas serta kedudukan pelapor yang disebut bernama Denny.