"Pada saat Pak Gubernur masuk, sebenarnya sudah dihadang sama teman-teman itu. Walaupun ada celetukan-celetukan kecil. Kontak fisik yang dilakukan Aski (ajudan) itu tidak ada yang dibenarkan, enggak ada yang membenarkan," ujar Tim Ahli Gubernur Kaltim Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Sudarno.
"Kalau bicara salah, kalau mau objektif dan fair, itu salah dua-duanya. Teman-teman yang menghadang Pak Gubernur memvideo celetuk tentang demonya dan di masjid itu juga enggak benar," tambahnya.