Ajudan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud, Asky Rizal Toding, menyampaikan permohonan maaf atas insiden dengan mahasiswa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Samarinda di lingkungan Kantor Gubernur Kaltim, Senin (19/10).
Insiden tersebut menjadi sorotan di tengah aksi penyampaian aspirasi masyarakat. Asky secara terbuka mengakui kesalahannya dan menyebut perbuatannya telah menimbulkan ketidaknyamanan bagi mahasiswa maupun masyarakat.