Di Palangka Raya, Kalimantan Tengah bara api bahkan masih muncul dari dalam tanah meski hujan telah turun. Kondisi ini dipicu api yang tersimpan di lapisan gambut, sehingga pemadaman harus dilakukan secara intensif.
BNPB mencatat 13.297 titik panas di Kalimantan Tengah per 23 Oktober 2026. Luas lahan yang terbakar mencapai 25.942 hektare, dengan sekitar 19.076 hektare di antaranya masih belum padam.