20DETIK

   |   
359,182 Views | Senin, 01 Nov 2021 06:30 WIB

Ekonom senior Indef (Institute for Development of Economics and Finance) Faisal Basri menyatakan dirinya tak anti investasi China. Apalagi sejauh ini nilai investasi dari China posisinya masih di nokor 22, kalah dengan Singapura. Tapi tetap ada yang harus diwaspadai menyangkut penyertaan tenaga kerja tak terlatih, dan berbagai fasilitas yang diberikan pemerintah kepada China.

“Keberatan saya adalah, jangan mengobral fasilitas kepada China seperti yang terjadi pada kasus smelter nikel,” tegas Faisal.

Alexander Sudrajat - 20DETIK